About Us

Foto Saya
Alamat : Jl. Garuda Merah No.1 Telp. (0733) 320323 Fax. (0733) 323713 Kel. Keputraan Kota Lubuklinggau

Rabu, 14 April 2010

Pembangunan Infrastruktur Transportasi


PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR TRANSPORTASI
KOTA LUBUKLINGGAU

           Pemerintah Kota Lubuklinggau telah merencanakan pembangunan Jalan Lingkar Utara dan Jalan Lingkar Selatan. Dengan dibangunnya kedua jalan lingkar tersebut akan membawa dampak yang sangat positif bagi Kota Lubuklinggau kedepan. Terutama akan mengurangi kepadatan arus lalu lintas di pusat kota.  
           Disisi lain dengan dibangunnya Jalan Lingkar Utara dan Jalan Lingkar Selatan tersebut akan terbentuknya suatu kawasan ekonomi baru disepanjang jalan tersebut seperti daerah Industri, Ruko, SPBU, Restoran serta aktivitas perdagangan lainnya. Karena selama ini kawasan ekonomi hanya terpusat di sepanjang Jalan Yos Sudarso.

KONDISI EKSISTING PEMBANGUNAN JALAN LINGKAR
A.      Jalan Lingkar Utara (Ring Road)
1.       Kondisi jalan Lingkar Utara (Ring Road) yang rusak berat.
2.       Perlu peningkatan (Hot Mix), agar dapat dilalui kendaraan yang akan menuju Jambi, Sumatera Barat, Riau, Sumatera Utara dan Aceh.
3.       Membutuhkan dana yang cukup besar untuk memperbaikinya.
B.      Jalan Lingkar Selatan (Ring Road)
1.       Kondisi jalan Lingkar Selatan (Ring Road) yang rusak berat.
2.       Perlu peningkatan (Hot Mix), agar dapat dilalui kendaraan yang akan menuju Provinsi Bengkulu.
3.       Membutuhkan dana yang cukup besar untuk memperbaikinya.

KEBUTUHAN INVESTASI INFRASTRUKTUR
1.       Untuk infrastruktur jalan Lingkar Utara (Ring Road) dengan panjang jalan 12 Km, lebar 11 meter diperkirakan membutuhkan dana sebesar Rp. 15 Milyar dengan konstruksi hotmix. Tujuannya adalah untuk mengurangi kepadatan lalu lintas yang akan menuju Provinsi Jambi, Sumbar, Riau, Sumut dan Aceh.
2.       Untuk infrastruktur jalan Lingkar Selatan(Ring Road) dengan panjang jalan 15 Km, lebar 7 meter diperkirakan membutuhkan dana sebesar Rp. 10 Milyar dengan konstruksi hotmix. Tujuannya adalah untuk mengurangi kepadatan lalu lintas yang akan menuju Provinsi Bengkulu.

KONSEP PENGEMBANGAN
Skema APBN untuk tahun pertama dan kedua adalah peningkatan jalan (Hot Mix).
Skema KPS (Kerjasama Pemerintah Swasta) pada tahun ketiga adalah pembuatan median jalan, drainase, lampu jalan, Ruang Terbuka Hijau (RTH), pembangunan Kios, Pusat Niaga dan Kawasan Perdagangan dan Jasa lainnya di sepanjang kawasan baru tersebut bagi masyarakat Kota Lubuklinggau maupun kabupaten tetangga.


1 komentar:

Anonim mengatakan...

Saya bangga dengan kemajuan Kota Lubuk Linggau saat ini, akan tetapi setelah saya pulang ke Lubuk Linggau kemarin ternyata jalan raya di Kota Lubuk Linggau belum 2 (dua) jalur sedangkan Kabupaten kecil seperti Kab. Sarolangun Jambi (kabupaten tetangga) saja sudah 2 (dua) jalur dan sangat lebar, Kok Linggau belum Pak Wako?

Poskan Komentar